Kamis, 11 Maret 2021

Musik Tanah Jawa Tengah , Apa Saja?

     Kita sudah tak asing dengan berbagai alat musik dan jenis musik yang ada di masa sekarang. Mulai dari alat musik modern yang terkenal di berbagai belahan dunia, sampai alat musik tradisional asal Indonesia.

Mulai dari gitar, piano, drum, sampai gong ataupun gamelan yang berasal dari tanah air kita . Tulisan kali ini akan lebih spesifik membahas tentang alat musik tradisional juga beberapa musik khas yang ada di Indonesia, spesifiknya yang berasal di daerah Jawa Tengah.

Beberapa warisan kesenian musik di daerah Jawa Tengah yang dibawa oleh wali songo ini masih dapat dilihat eksistensinya, juga masih kita lihat pertunjukannya dalam berbagai festival ataupun acara seni budaya. Berikut adalah beberapa di antaranya :


 ALAT MUSIK

    1. Bonang

        

Sumber : https://id.m.wikipedia.org


Bonang adalah alat musik pukul yang terbuat dari logam-logam seperti kuningan, perunggu, atau besi. Cara memainkannya cukup mudah. Bonang dipukul dengan pemukul khusus yang terbuat dari kayu yang dilapisi kain atau karet di salah satu sisinya. Terdapat dua jenis bonang, yaitu Bonang Barung juga Bonang Penerus.

Bonang Barung berukuran lebih besar dan bisa mencapai oktaf tengah sampai tinggi. Bonang Barung adalah salah satu instrumen pemuka dalam ansambel. Musik ansambel adalah sajian musik yang ditampilkan oleh beberapa orang dalam satu kelompok menggunakan berbagai jenis alat musik. 

Sedangkan Bonang Penerus adalah bonang yang paling kecil juga beroktaf tinggi. Pada teknik tabuhan, Bonang Penerus berkecepatan dua kali lipat dibandingkan dengan Bonang Barung. Bonang penerus cara memainkannya sama dengan Bonang Barung, Bonang Penerus hanya perlu mengikuti alunan lagu dari Bonang Barung.


    2. Gambang

        

Sumber : https://dunia-kesenian.blogspot.com/


           Gambang adalah alat musik Jawa Tengah yang merupakan salah satu instrumen orkes gambang kromong dan gambang rancag. Gambang memiliki 20 sumber suara yang terbuat dari kayu atau bambu. Bentuk gambang mirip dengan perahu yang di atas bibir kotak suara tersebut tampak beberapa bilah kayu nada berbentuk persegi panjang tipis. 

            Bilah-bilah gambang terbuat dari kayu jati. Bilah dengan nada terendah memiliki bentuk yang paling panjang dan lebar. Sebaliknya, bilah dengan nada tertinggi memiliki bentuk yang pendek dan sempit.

            Gambang kromong adalah orkes yang memadukan gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa. Sebutan gambang kromong diambil dari dua nama alat perkusi, yaitu gambang dan kromong. Sedangkan gambang rancag merupakan kesenian pantun berkait yang dituturkan oleh dua orang yang berhadapan sebagai seteru dengan musik gambang (kromong) sebagai pengiring pertunjukannya.


    3. Kenong



Sumber : pinterest.com

       Kenong merupakan salah satu alat musik yang hanya menggunakan satu alat pemukul. Kenong berfungsi sebagai pengatur batas-batas gatra, menegaskan batas irama. Kenong juga termasuk dalam alat musik berpencu, namun ukurannya lebih besar daripada bonang.

        Uniknya, kenong merupakan alat musik gamelan yang paling bulat atau gemuk. Tidak seperti alat musik lainnya yang kebanyakan pipih meskipun bentuknya besar. Bentuk kenong yang besar menghasilkan suara yang lebih rendah dan suara timbra yang khas. 

        Dalam masyarakat Jawa, bunyi alat musik ini terdengar 'ning nong', oleh sebab itu alat musik ini oleh masyarakat setempat dinamakan kenong.


Terlepas dari alat musik tradisional, ini adalah beberapa contoh lagu tradisional asal Jawa Tengah 


1. Ilir - Ilir
        

    Ilir-ilir merupakan tembang atau nyanyian yang dibuat oleh Sunan Kalijaga untuk mengajak masyarakat pribumi Jawa pada abad ke-16 untuk memeluk, mengimani, dam mengamalkan agama islam tanpa memutus budaya yang sudah ada.

    Lagu ini menggunakan banyak kata-kata atau kalimat perumpamaan yang memiliki arti yang dalam dan beragam. Salah satunya adalah mengingatkan umat muslim untuk bangkit dan senantiasa sadar akan adanya Allah SWT. 


2. Cublak Cublak Suweng


Sumber : solopos.com

    Cublak Cublak Suweng merupakan lagu yang dinyanyikan dalam permainan cublak cublak suweng. Permainan ini dimainkan oleh dua orang atau lebih, yang kemudian salah satu pemain harus sujud sedangkan pemain yang menyimpan tangan mereka di atas pemain yang sedang sujud. 
    
    Lagu terus dinyanyikan selagi satu pemain harus menggerakkan batu di atas tangan para pemain lain. Saat bermain, jika sudah hampir tiba di penghujung  lagu, batu tersebut harus disembunyikan di tangan salah satu tangan pemain dan pemain yang tadi sujud harus menebak di siapa batu itu berada. 

    Permainan ini biasa dimainkan oleh anak-anak di Indonesia terutama di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.


3. Gundul Gundul Pacul

    Gundul Gundul Pacul adalah salah satu lagu yang sangat terkenal di kalangan masyarakat tanah Jawa. Meskipun lagu ini dikenal sebagai lagu anak-anak, namun lagu ini juga menyimpan makna filosofis yang berbicara tentang kehormatan, kepemimpinan, juga tanggung jawab. 

    Masyarakat Jawa mengatakan bahwa pacul adalah papat kang ucul yang berarti 'empat yang lepas' dengan pengertian bahwa kehormatan seseorang sangat bergantung pada bagaimana orang tersebut menggunakan empat indera dalam badannya    : 

1. Mata untuk melihat kesusahan rakyat
2. Hidung untuk mencium wangi kebaikan
3. Telinga untuk mendengar nasehat
4. Mulut untuk mengatakan keadilan

Jika 4 hal tersebut sudah hilang dalam diri seseorang, maka ikut hilang pula kehormatan orang tersebut. 

Sekian tulisan ini dibuat, semoga membantu-! 
kindly correct me if wrote something wrong, thank you <3

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar